fbpx

Langkah Kecil Menuju Sukses

Setiap orang pasti ingin sukses. Ketika kita sukses, kita merasakan keberhasilan mencapai cita-cita. Tak peduli apapun cita-cita tersebut. Ketika gagal, maka kita akan merasakan kekecewaan dan kesedihan karena tidak berhasil apa yang kita idamkan. Sukses dan gagal menjadi dua kondisi yang saling berlawanan. Sukses menjadi idaman setiap orang, sedangkan gagal menjadi momok yang dijauhi setiap orang.

Pengertian Sukses

Sukses atau kesuksesan terkait erat dengan pencapaian hasil atau keberuntungan mendapatkan sesuatu. Sebaliknya tidak sukses adalah kegagalan untuk mencapai hasil yang diharapkan, atau ketidakberuntungan karena tidak mendapatkan sesuatu.

Menurut John C. Maxwell, sukses adalah mengetahui apa tujuan hidup kita, berusaha untuk mencapainya dengan kemampuan yang maksimal, dan bekerja untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Henry Wadsworth L, menyebutkan sukses sebagai melakukan apa yang dapat kita kerjakan dengan baik dan melakukannya dengan sebaik mungkin.

Yang terbayang dalam sebagian benak orang tentang sukses adalah bila kita berhasil mengumpulkan kekayaan, tenar (populer) atau berhasil menduduki jabatan tinggi. Sukses seseorang biasanya diukur dari seberapa banyak harta yang dimilikinya, seberapa tinggi popularitasnya atau seberapa tinggi jabatannya. Apalagi bila ketiga hal tersebut ada pada diri seseorang, maka semakin sukseslah orang menganggapnya. Hal ini sudah menjadi anggapan umum.

Dampak Negatif Ketenaran, Kedudukan dan Kekayaan

Memandang sukses sebagai ketenaran, kedudukan dan kekayaan tentu memberikan berbagai dampak yang negatif. Dampak negatif tersebut diantaranya:

  1. Menghalalkan segala cara dalam memperoleh harta, popularitas, dan jabatan sangat besar karena susahnya memperoleh ketiga hal tersebut dengan cara yang halal.
  2. Egois dan kurang peduli. Mental orang yang mengejar harta, ketenaran dan kedudukan akan mudah menjadi egois. Hanya mementingkan dirinya sendiri dan tak peduli dengan orang lain.
  3. Mengabaikan hal yang lebih bermakna. Banyak contoh orang yang terlalu sibuk mengejar hal yang bersifat keduniawian (harta, popularitas dan jabatan), malah mengabaikan hal-hal yang sudah menjadi kewajibannya.
  4. Hidup yang tidak seimbang. Lupa beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, tidak sempat lagi istirahat yang cukup dan berolahraga, belajar, membina silaturahmi dengan saudara dan teman, dsb, yang merupakan sebagian kecil “kesengsaraan” yang dirasakan bila hidup kita tidak seimbang dan hanya berfokus untuk memperoleh kekayaan, ketenaran atau kedudukan yang tinggi.
  5. Gagal memperoleh sukses yang sesungguhnya. Karena ia sibuk mengejar harta, popularitas, dan jabatan tinggi, sehingga lupa untuk memikirkan arti hidup sukses yang sebenarnya.

Jika kekayaan, ketenaran dan kedudukan bukanlah sukses yang sesungguhnya, lalu apakah sukses yang sesungguhnya? Jawabnya: “Sukses adalah keseimbangan hidup dan memberikan manfaat kepada orang lain.” Itulah sebagian dari makna sukses yang sesungguhnya. Sehingga kita tidak lagi memandang bahwa sukses merupakan tujuan berupa kekayaan, ketenaran atau kedudukan, tapi sebagai perjalanan.

Keseimbangan Hidup

Langkah kecil menuju sukses bisa kita mulai dengan keseimbangan hidup. Hidup seimbang berarti hidup dengan menjaga dua keseimbangan, yaitu keseimbangan internal dan eksternal. Keseimbangan Internal adalah keseimbangan dalam memenuhi hak-hak dalam diri kita. Dalam diri kita memiliki aspek yang perlu dilayani secara sama rata agar hidup kita seimbang. Aspek-aspek tersebut adalah aspek fisik, emosional, mental dan spiritual.

Hak dari aspek fisik adalah kesehatan tubuh. Dari aspek emosional adalah hati dan perasaan yang bersih. Hak dari aspek mental adalah pikiran dan akal yang jernih. Hak dari aspek spiritual adalah kedekatan dengan Sang Khalik, Allah Azza Wajalla. Semua itu perlu dipenuhi bila kita ingin hidup seimbang.

Keseimbangan eksternal adalah keseimbangan dalam lingkungan di sekitar kita. Kita pasti mengetahui bahwa setiap orang mempunyai beberapa peran dalam hidupnya. Orang yang hidupnya seimbang melayani semua peran dalam hidupnya dengan baik, artinya ia memenuhi semua hak dari setiap peran hidupnya. Ketika kita dapat memenuhi semua hak tersebut, baik dalam keseimbangan internal maupun eksternal maka kita telah berhasil menyeimbangkan hidup.

Hidup Seimbang adalah Kesuksesan

Paling tidak ada empat alasan yang mendasari mengapa hidup seimbang adalah ciri kesuksesan.

  1. Hidup seimbang membuat diri kita terbebas dari berbagai masalah yang tidak perlu terjadi. Misalnya: masalah ekonomi timbul karena ketidakseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran.
  2. Hidup seimbang membuat perasaan kita tentram dan bahagia. Jika hidup kita seimbang, alam akan membantu kita untuk merasakan ketentraman dan kebahagiaan. Hal itu karena hidup kita selaras dengan hukum keseimbangan alam
  3. Hidup seimbang dapat membantu kita untuk mengembangkan potensi. Potensi yang seimbang akan membuat kita merasa lebih puas dan bahagia, karena kebutuhan kita untuk beraktualisasi diri dapat tercapai.
  4. Hidup seimbang membuat kita tidak menyesal meninggalkan dunia. Jika kita hidup seimbang, maka kita akan mengalami perasaan tentram dan bahagia sampai akhirnya hayat kita.

Lakukan Yang Berguna Meski Sederhana

Langkah kecil menuju sukses berikutnya ialah melakukan hal yang bermanfaat atau berdaya guna. Hari ini cobalah cari barang yang menurut Anda paling sepele, di rumah Anda. Mungkin Anda bisa mulai dari tutup tube pasta gigi yang tak terpakai. Coba perhatikan bagaimana bentuknya? Anda akan temukan sebuah bentuk yang sangat menarik; ukuran yang pas dengan pegangan, desain yang mantap, dengan ulir di bagian dalam yang teliti dan tepat.

Pernahkah Anda membayangkan, pasti ada seseorang yang bermalam-malam memikirkan bagaimana merancang barang sekecil itu agar bisa digunakan? Pernahkah Anda membayangkan juga, pasti ada orang lain yang berhari-hari bahkan berminggu-minggu menyiapkan cetakan, menguji sampai menghantarkannya ke hadapan Anda.

Sebelum Anda buang barang yang tampaknya begitu sederhana, temukan sesuatu yang luar biasa yang menjadikannya terwujud dengan baik. Yaitu, sebuah usaha keras manusia. Usaha keras untuk menghadirkan barang yang bermanfaat bagi kemudahan dan kesejahteraan hidup kita. Dan, memang itulah tugas utama kita pada sesama: menjadi sesuatu yang berguna, meski apa yang kita lakukan itu tampaknya begitu sepele.

Perancang Website - Desainer Developer Situs Web

M.Rusdi

M. Rusdi. Pemilik situs Rusdi.Website. Founder dan Perancang Situs Web (Web Designer) Lokal Web Designer di Kota Makassar. Terima kasih telah berkunjung ke website kami. Semoga Anda mendapatkan informasi yang Anda cari. Salam hangat dari Kota Makassar.

Kembali ke atas